Komdigi Menargetkan Kecepatan Internet Indonesia 2026 Lebih Ngebut!
Wed, 28 Jan 2026Posted by AdminIndonesia menduduki posisi pengguna internet terbanyak ke-4 dengan jumlah mencapai 230,4 juta orang di Oktober 2025 berdasarkan data Digital 2026 Global Overview Report dirilis oleh We Are Social. Melihat kondisi tersebut, Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) yang diwakilkan oleh Meutya Hafid dalam Raker Komisi I DPR, Senin (26/1) menargetkan peningkatan kecepatan internet yang signifikan pada 2026, yaitu 64 Mbps untuk fixed broadband dan 80 Mbps untuk mobile broadband.
Saat ini, kecepatan fixed broadband di seluruh ibu kota provinsi masih di rata-rata 51,84 Mbps dan ditargetkan pada tahun 2026 kecepatannya meningkat menjadi 64 Mbps. Hal ini merupakan target yang ingin dicapai pada tahun 2027 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pada Desember 2025, kecepatan download fixed broadband di angka 44,38 Mbps dan kecepatan upload berada pada angka 30,61 Mbps. Sedangkan untuk kecepatan download mobile broadband di angka 52,73 dan kecepatan upload di angka 17,28 Mbps.
Meutya juga melaporkan penetrasi jaringan 4G sudah mencapai 98,95 persen dan ditargetkan pada tahun 2026 mencapai angka 99,05 persen. Demikian juga dengan layanan 5G yang pertumbuhannya cukup signifikan dalam beberapa waktu kebelakang disebut telah mencapai 6,33 persen luas pemukiman Indonesia dan ditargetkan akan mencapai 8,5 persen pada tahun 2026.
Program kampung internet juga dimulai pada tahun 2025 telah melayani 1.194 titik dan akan didorong untuk mencapai 2.194 titik pada tahun 2026. Dalam presentasinya, Meutya juga menyebut bahwa program internet murah berbasis frekuensi 1,4 Ghz telah selesai dalam tahap persiapan dan saat ini sudah siap untuk dioperasikan secara bertahap dengan target pelayanan kepada 10,8 juta ruang tangga pada tahun 2030.
