Generasi Muda Disebut Sering Depresi, Benarkah Demikian?

Generasi Muda Disebut Sering Depresi, Benarkah Demikian?

Fri, 23 Jan 2026Posted by Admin

Efek Pandemi Covid-19 masih turut membekas hingga terasa dampaknya terhadap kesehatan mental. Menurut Astrid W.E.N., Psi selaku Psikolog Anak & Keluarga menilai pandemi masih meninggalkan efek psikologis jangka panjang yang belum sepenuhnya selesai hingga kini, terutama bagi anak dan remaja yang berada pada fase krusial perkembangan emosi dan sosial. “Dampak pandemi tidak berhenti saat status darurat dicabut. Ada long-term effect yang bisa berlangsung bertahun-tahun (hingga saat ini), dan ini sangat terasa pada anak dan remaja," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (20/1/2026).

Generasi Muda dinilai memiliki tingkat kesadaran yang jauh lebih tinggi terhadap isu kesehatan mental, kualitas hidup, hingga masa depan lingkungan. Sosial media juga menjadi ruang utama bagi mereka untuk berekspresi. Namun, hal yang seringkali gagal dipahami oleh publik adalah bahwa munculnya gejala depresi atau kecemasan dinilai mengidap depresi atau gangguan kecemasan secara medis. “Diagnosis Psikologis memerlukan asesmen mendalam, pemenuhan kriteria tertentu, serta pemantauan dari waktu ke waktu. Skrining hanya berfungsi sebagai langkah awal, bukan penentu diagnosis," tegasnya.

Astrid juga menyoroti terkait generasi muda yang lebih vokal, reflektif, dan kritis terhadap masa depan dan keadilan yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Tidak jarang mereka mengungkapkan kekecewaan terhadap kondisi sosial dan kebijakan negara. Ekspresi semacam itu tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai orang yang mengalami depresi. Adanya data kesehatan mental seharusnya menjadi peringatan bagi negara untuk memperkuat sistem dukungan, bukan justru memicu stigma baru.

Menurut Astrid, yang menjadi kebutuhan anak dan remaja adalah ruang dialog yang aman, literasi kesehatan yang memadai dan sistem pendukung yang responsif agar segala bentuk keresahan bisa menjadi poin yang dapat disalurkan secara sehat dan konstruktif.