Tren Metode "3x3 Before 12pm" Diklaim Bisa Tingkatkan Energi Seharian. Simak Penjelasannya!
Thu, 27 Nov 2025Posted by AdminTren kesehatan kini semakin marak diperbincangkan. Salah satu yang sedang viral di TikTok adalah tren '3x3 before 12 pm'. Lantas, apa maksudnya?
Secara sederhana, tren ini merupakan rangkaian rutinitas pagi yang diklaim mampu meningkatkan kebugaran tubuh. Kebiasaan ini disebut-sebut dapat memberi dorongan energi yang bertahan hingga sepanjang hari.
Tren tersebut diperkenalkan oleh kreator konten kebugaran Abbie Overtuf. Ia menyatakan bahwa rutinitas ini membuat seseorang lebih sehat, berenergi, bahkan merasa lebih bahagia.
"Ini adalah rutinitas yang saya lakukan secara pribadi selama bertahun-tahun, dan telah membantu ratusan wanita mencapai berat badan ideal," kata Overtuf kepada Fox News.
Menurutnya, konsep ini sangat cocok untuk para perempuan dengan jadwal padat yang tetap ingin menjaga tubuh tetap bugar sekaligus menurunkan berat badan.
Apa saja isi rutinitasnya?
Ada tiga poin utama dalam rutinitas '3x3 before 12 pm':
1. 3.000 langkah kaki
2. Konsumsi 30 gram protein
3. Minum sepertiga kebutuhan cairan harian (sekitar 4-5 gelas)
Semua hal tersebut harus dilakukan sebelum pukul 12 siang.
Ahli gizi holistik Robin DeCicco menilai tren ini menarik karena mendorong orang untuk lebih memerhatikan pola hidup sehat setiap hari. Contohnya, soal berjalan kaki. Riset dalam The Lancet menunjukkan bahwa 7.000 langkah per hari memberikan manfaat serupa dengan 10.000 langkah. Dengan memulai 3.000 langkah di pagi hari, setidaknya setengah target harian sudah tercapai.
Peneliti juga menemukan bahwa sarapan tinggi protein dapat membantu menjaga kadar gula darah, mencegah kelelahan, meningkatkan metabolisme, hingga mempertahankan massa otot. Sementara konsumsi air yang cukup berperan penting dalam mendukung fungsi kognitif, daya ingat, dan suasana hati.
Namun, ada yang meragukan. Meski terlihat menjanjikan, sejumlah pakar memberikan catatan. Profesor Todd Miller, ahli kesehatan olahraga, menyebut rutinitas ini sebagai konsep yang terdengar menarik tetapi belum sepenuhnya didukung bukti ilmiah.
Ia mengakui struktur rutinitas tersebut mudah dipahami dan disukai banyak orang. "Masyarakat memang menyenangi panduan kesehatan yang jelas," ucapnya, dikutip dari Prevention.
Namun, menurut Miller, bukti ilmiah dari ketiga poin tersebut tidak merata. Target konsumsi 30 gram protein memang didukung banyak penelitian. Sebaliknya, batasan jumlah langkah dan porsi air minum disebutnya tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.
