Gen Z Miliki Risiko Kena Penyakit Gula Jika Terus Konsumsi Ini, Simak Alasannya!

Gen Z Miliki Risiko Kena Penyakit Gula Jika Terus Konsumsi Ini, Simak Alasannya!

Mon, 17 Nov 2025Posted by Admin

Diabetes melitus kini semakin banyak dialami oleh anak muda. Jika dulu kasus yang umum ditemui adalah diabetes tipe 1 yang berkaitan dengan faktor genetik dan autoimun, saat ini semakin banyak anak muda yang mengalami diabetes tipe 2 akibat pola hidup yang tidak sehat. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan gaya hidup yang cukup signifikan di kalangan generasi muda.

Hal tersebut dibenarkan oleh spesialis penyakit dalam, dr. Dicky Lavenus Tahapary, SpPD-KEMD, PhD, FINASIM. Ia menjelaskan bahwa pola makan tinggi karbohidrat dan minimnya aktivitas fisik menjadi faktor yang sangat berpengaruh.

“Misalnya sering mengonsumsi makanan olahan, ultra processed food, makanan tinggi karbohidrat dan lemak, ditambah jarang berolahraga serta sering minum minuman manis,” kata dr. Dicky saat ditemui di acara #Hands4Diabetes di Jakarta Selatan, Minggu (16/11/2025).

Menurutnya, konsumsi karbohidrat berlebih juga dapat meningkatkan risiko obesitas, yang kemudian berkontribusi pada munculnya diabetes. Selain itu, lingkungan saat ini banyak yang kurang mendukung gaya hidup sehat, mulai dari maraknya jajanan tidak sehat hingga fasilitas olahraga yang terbatas bagi sebagian orang.

Meski begitu, ia menilai edukasi tetap menjadi faktor kunci. Dengan pemahaman yang baik mengenai risiko diabetes, seseorang akan lebih mudah menerapkan pola hidup sehat.

“Dulu kalau pasien masih muda, kita cenderung mengarah ke diabetes tipe 1 atau faktor genetik seperti monogenik diabetes. Sekarang, kita juga harus mempertimbangkan kemungkinan diabetes tipe 2. Pendekatannya jadi berbeda,” ujarnya.