Sparks Of Change: SRE Fest 2025 Memanggil Generasi Muda Penggerak Revolusi Hijau!

Sparks Of Change: SRE Fest 2025 Memanggil Generasi Muda Penggerak Revolusi Hijau!

Tue, 28 Oct 2025Posted by Admin

Dalam dunia yang terus bergerak, mahasiswa dan generasi muda dituntut untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga arsitek perubahan, terutama dalam isu-isu krusial seperti keberlanjutan lingkungan dan inovasi energi. Menjawab panggilan tersebut, sebuah ajang bergengsi, SRE Fest 2025, telah hadir dan usai dilaksanakan! SRE Fest 2025 merupakan event kolaboratif yang diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy (SRE) Telkom University Purwokerto yang bekerja sama secara sinergis dengan Komunitas Literasi Telkom University Purwokerto. Acara ini dirancang bukan sekadar sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai wadah kolaboratif yang membuka ruang luas untuk menuangkan gagasan, berinovasi, dan belajar dari sesama. Dengan mengusung tema besar "Sparks of Change: Youth, Innovation, and the Green Revolution", SRE Fest 2025 bertujuan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu sosial dan lingkungan, serta mampu menjadi agen perubahan positif, khususnya dalam mendukung transisi menuju masa depan energi yang berkelanjutan. Rangkaian SRE Fest 2025 telah dilaksanakan secara hybrid (online dan offline), mulai dari Minggu, 13 Juli hingga Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Online & Offline (Telkom University Purwokerto).

Salah satu mata acara yang paling menarik perhatian pengunjung adalah Exhibition yang mengusung konsep utama: “Silent Screams of Nature”. Pameran fotografi ini secara lugas membahas mengenai kerusakan alam yang sedang marak terjadi akibat perbuatan manusia. Tujuannya jelas, yakni memperlihatkan kepada pengunjung bahwa di sekitar kita masih banyak isu lingkungan yang sering terabaikan, sehingga diharapkan pengunjung menjadi lebih aware terhadap isu lingkungan dan lebih menjaga bumi. Pameran ini berhasil memajang 45 foto yang terdiri dari 4 foto story dan 17 foto single. Menariknya, karya-karya ini melibatkan berbagai fotografer terkemuka, seperti Idhad Zakaria (Photojurnalist Antara Photo), Fiqi Achmad, Dimas Budi Lantoro Mukti Prabowo, dan Anang Firmansyah. Di bagian foto story, panitia berkolaborasi dengan Liliek Darmawan dan teman-teman dari @iklimku.org, yaitu Dwi Oblo, Idealita Ismanto, dan JP Christo. Semua karya yang terkumpul telah dikurasi secara profesional oleh kurator ternama, Ulet Ifansasti. Secara visual, panitia mengatur pencahayaan secara fokus ke arah foto untuk memperkuat nuansa. Tata letak galeri dirancang dengan alur cerita yang unik: mulai dari pintu masuk hingga ke tengah galeri, karya yang dipajang berfokus pada kerusakan yang terjadi, sementara di sebelah kanan arah pintu keluar, karya yang dipajang adalah solusi atau pencegahan dari segala kerusakan sebelumnya. Antusiasme pengunjung terlihat jelas dari jumlah kehadiran yang terus bertambah setiap harinya. Pengunjung yang datang juga aktif bertanya, mengapresiasi karya, dan banyak dari mereka yang mengabadikan momen di pameran ini, membuktikan bahwa pesan "Silent Screams of Nature" berhasil tersampaikan.


Selain pameran yang memukau, SRE Fest juga menggelar Career Talk yang sangat interaktif dan inspiratif. Sesi ini menghadirkan pembicara ahli, yaitu Muhammad Iqbal Sugiharto. Dalam sesi talkshow ini, pembahasan difokuskan pada isu Energi Baru Terbarukan (EBT) yang kini menjadi perhatian penting di tengah upaya transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan. Sesuai dengan tema acaranya, kegiatan ini menyoroti peluang dan prospek karier di bidang energi terbarukan, atau yang kerap disebut sebagai “green jobs”.

Suasana saat sesi berlangsung sangat interaktif dan inspiratif. Antusiasme dari para peserta, baik yang hadir secara luring (on-site) maupun daring (off-site), terlihat begitu tinggi. Salah satu kutipan menarik yang disampaikan pemateri dan berhasil menyuntikkan motivasi adalah: “Yang patah tumbuh, yang hilang jam tidur normalku”. Kutipan ini merujuk pada pengalaman beliau saat masih berkuliah di Institut Teknologi Kalimantan yang sering merelakan jam tidur demi belajar dan menguasai tools-tools yang relevan dalam dunia teknik elektro maupun EBT.Melalui diskusi ini, peserta berhasil memperoleh wawasan mendalam mengenai perkembangan industri EBT serta memahami beragam peluang profesi yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pesan utama yang ingin disampaikan oleh SRE Fest 2025 sudah sangat jelas: bahwa mahasiswa dan generasi muda adalah pelaku perubahan yang harus terlibat aktif dalam menciptakan solusi dan terobosan baru yang berdampak, bukan hanya menjadi penonton atas isu-isu keberlanjutan lingkungan. Acara ini merupakan bentuk nyata komitmen Society of Renewable Energy (SRE) Telkom University Purwokerto dalam mendukung pengembangan kapasitas dan peran generasi muda. Melalui penyelenggaraan SRE Fest, dampak atau perubahan yang diharapkan adalah lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu-isu sosial dan lingkungan, serta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif. Antusiasme peserta tercermin dari partisipasi mahasiswa dari PTN dan PTS di seluruh Indonesia dalam berbagai rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka menunjukkan minat yang besar untuk keluar dari zona nyaman dan menunjukkan potensi terbaik mereka di panggung inovasi.

Secara keseluruhan, SRE Fest 2025 berhasil mengedukasi peserta tentang pentingnya energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan, serta mengasah keterampilan profesional dan membangun jejaring antar peserta dan pemangku kepentingan, terutama melalui kegiatan interaktif seperti Exhibition dan Career Talk yang memberikan kesan umum sangat positif.

Singkatnya, SRE Fest 2025 adalah sebuah perayaan inovasi, kepedulian, dan kolaborasi yang sukses besar. Acara ini berhasil menjadi melting pot ide-ide brilian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan, termasuk inisiatif luring seperti Exhibition dan Career Talk, telah memberikan manfaat nyata dalam mengembangkan potensi intelektual dan kreativitas, serta meningkatkan kesadaran terhadap isu keberlanjutan lingkungan bagi para mahasiswa. SRE Fest 2025 telah membuktikan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk masa depan yang lebih hijau, dan para pemuda memegang peranan krusial sebagai "Sparks of Change" atau percikan perubahan. Mari kita jadikan semangat dan inisiatif yang lahir dari acara ini sebagai refleksi pribadi untuk terus berinovasi dan berkontribusi. Nantikan SRE Fest berikutnya, atau segera bergabunglah dengan Society of Renewable Energy Telkom University Purwokerto untuk menjadi bagian dari solusi!