Transformasi Digital Dimulai Dari Anak Muda: GDG Bogor Serukan Adaptasi Dan Pemanfaatan AI Untuk Masa Depan Yang Lebih Cerdas

Transformasi Digital Dimulai Dari Anak Muda: GDG Bogor Serukan Adaptasi Dan Pemanfaatan AI Untuk Masa Depan Yang Lebih Cerdas

Tue, 06 May 2025Posted by Admin

GDG Bogor Dorong Anak Muda Jadi Pemimpin di Era AI, Bukan Takut Tapi Dekati Teknologi

Komunitas Google Developer Groups (GDG) Bogor mengajak generasi muda di Kota Hujan untuk lebih bijak dan siap menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Ajakan ini disampaikan dalam acara Google Cloud Roadshow X Build with AI yang digelar di Gedung Graha Pakuan, Universitas Pakuan, Bogor, pada Sabtu (3/5/2025).

Lead Organizer GDG Bogor, Hary Noval Ramadhan, menyampaikan bahwa anak muda harus mulai beradaptasi dengan kehadiran AI yang kian berkembang pesat. Menurutnya, jika terus bersikap cuek terhadap teknologi, maka generasi muda berisiko tertinggal dalam persaingan global.

“Sebagai anak muda, kita nggak bisa terus menghindar. Kita harus belajar cara kerja AI, bahkan bagaimana membuatnya. Itu penting supaya kita bisa bersaing dan tetap relevan,” ujarnya. 

Hary juga menekankan banyaknya manfaat yang bisa diperoleh jika generasi muda memahami dan mampu memanfaatkan teknologi AI, termasuk dalam hal efisiensi kerja dan penghasilan. Berdasarkan pengalamannya, AI dapat membantu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat.Ia membandingkan bahwa jika seseorang hanya bisa menyelesaikan satu tugas dalam sehari secara manual, maka dengan bantuan AI, hingga sepuluh pekerjaan bisa diselesaikan dalam waktu yang sama.

Lebih lanjut, ia menanggapi kekhawatiran umum bahwa AI bisa menggantikan pekerjaan manusia. Menurut Hary, hal itu adalah kesalahpahaman yang harus diluruskan.

“Teknologi ini nggak harus ditakuti. Justru kita harus jadi ‘bos’-nya AI. Kita arahkan, kita manfaatkan, bukan malah lari dari kenyataan. AI itu alat bantu, bukan ancaman,” tegasnya.

Melalui acara ini, GDG Bogor berharap semakin banyak anak muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga pencipta dan pengendali teknologi yang berdampak positif bagi masa depan.