Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025, Berikut Aktivitas Untuk Mengurangi Stres

Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025, Berikut Aktivitas Untuk Mengurangi Stres

Fri, 10 Oct 2025Posted by Admin

Pada hari ini, 10 Oktober 2025 , dunia memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia sebagai pengingat bahwa tidak ada kesehatan tanpa kesehatan mental.

Tema tahun 2025 menyoroti pentingnya dukungan psikologis bagi masyarakat yang terdampak bencana alam, konflik bersenjata, maupun krisis kemanusiaan. Dalam situasi seperti itu, gangguan psikologis sering meningkat drastis. 
​Menurut data WHO, satu dari lima orang di wilayah terdampak krisis mengalami masalah kesehatan mental, mulai dari stres berat hingga depresi dan trauma pascakejadian.

Stres yang dibiarkan tanpa penanganan dapat memperburuk kondisi fisik dan mental, serta meningkatkan risiko penyakit seperti depresi, gangguan jantung, diabetes, hingga Alzheimer. Untuk itu, menjaga kesehatan mental melalui aktivitas positif sehari-hari menjadi langkah penting yang bisa dilakukan siapa saja.

Berikut beberapa kegiatan yang dapat membantu mengurangi stres dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025:

1. Meditasi
   Berdasarkan hasil meta-analisis dari 45 studi, meditasi terbukti efektif menurunkan kadar hormon stres (kortisol), tekanan darah, serta menstabilkan detak jantung.

2. Menekuni Hobi yang Disenangi
   Melakukan aktivitas yang disukai, seperti memasak, membaca, atau berkebun, dapat meningkatkan rasa bahagia dan kepuasan diri sehingga membantu meredakan stres.

3. Olahraga dan Aktivitas Fisik
   Rutin berolahraga dapat membantu tubuh melepaskan endorfin, hormon yang memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres. Pilih aktivitas yang disukai seperti bersepeda, berlari, atau menari.

4. Konsumsi Makanan Penurun Stres
   Beberapa jenis makanan terbukti mampu menurunkan stres, terutama yang kaya akan asam lemak omega-3, vitamin C, dan probiotik. Kandungan ini dapat ditemukan pada ikan berlemak, buah-buahan, serta makanan fermentasi seperti tempe dan yogurt.

5. Menjaga Pola Makan Seimbang
   Jalani pola makan teratur dengan gizi seimbang. Diet ekstrem atau pembatasan kalori berlebih justru dapat meningkatkan hormon stres.
​​​​​​
6. Mengurangi Kafein
   Konsumsi kafein berlebih dapat memicu produksi kortisol yang menyebabkan stres meningkat. Sebaiknya batasi asupan kopi dan ganti dengan teh herbal yang lebih menenangkan.

7. Tidur yang Cukup
   Waktu tidur yang cukup membantu tubuh beristirahat optimal dan menjaga kestabilan emosi. Orang dewasa direkomendasikan tidur selama 7–9 jam setiap malam.

8. Yoga
   Yoga menggabungkan gerakan fisik, pernapasan, dan meditasi yang terbukti menurunkan kadar kortisol serta membantu tubuh menjadi lebih rileks.

9. Akupuntur
   Terapi akupuntur dikaitkan dengan penurunan stres karena dapat membantu tubuh lebih tenang dan meningkatkan kualitas tidur.

10. Menikmati Alam
    Menghabiskan waktu di alam terbuka dan melihat pemandangan hijau dapat memperbaiki suasana hati serta mengurangi ketegangan mental.

11. Mendengarkan Musik
    Musik terbukti mampu memengaruhi suasana hati. Dengarkan lagu sesuai perasaan Anda, musik bertempo cepat dapat memberi energi positif, sedangkan musik lembut membantu menenangkan pikiran.

Dengan melakukan aktivitas-aktivitas sederhana ini, setiap orang dapat berkontribusi menjaga kesehatan mentalnya sendiri. Momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia menjadi pengingat bahwa kesejahteraan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik, terlebih di tengah berbagai tantangan dan krisis yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.