Cultural Festival 2025: Merayakan Kreativitas Inklusif Lewat Seni Dan Budaya

Cultural Festival 2025: Merayakan Kreativitas Inklusif Lewat Seni Dan Budaya

Thu, 09 Oct 2025Posted by Admin

Depok, 09 Oktober 2025 — Semangat kolaborasi dan kecintaan terhadap budaya Indonesia hadir lewat perhelatan Cultural Festival 2025, yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Kreatif Universitas Indonesia angkatan 2025. Dengan mengusung tema “Celebrating Culture Through Inclusive Creativity”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri, belajar dari keberagaman, dan merayakan budaya melalui kreativitas tanpa batas.

Rangkaian kegiatan Cultural Festival 2025 resmi dimulai dengan Pre-Event pada Jumat, 12 September 2025, di SLB Negeri 02 Jakarta. Acara ini menjadi langkah awal yang penuh makna, menghadirkan semangat kebersamaan antara panitia, volunteer, dan siswa-siswi SLB Negeri 02 Jakarta.

Dalam kegiatan Workshop Membatik di Kanvas, para siswa diajak bereksplorasi dengan warna dan pola batik, menciptakan karya yang sarat imajinasi dan makna. Dengan pendampingan para volunteer, setiap goresan menjadi bentuk ekspresi unik yang menunjukkan bahwa seni dapat menyatukan siapapun tanpa batas.

Suasana penuh tawa dan semangat menghiasi sepanjang kegiatan. Sebagai bentuk apresiasi, setiap siswa menerima buku cerita sebagai kenang-kenangan dari hari yang berkesan. Melalui pre-event ini, Cultural Festival ingin menunjukkan bahwa inklusivitas bukan sekadar kata, melainkan tindakan nyata yang menciptakan ruang untuk saling memahami perbedaan dan berbagi cerita melalui kreativitas.

Puncak acara Cultural Festival 2025 berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di Museum Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Bisnis Kreatif Universitas Indonesia angkatan 2025 yang berperan aktif sebagai peserta dan 48 penyelenggara.

Kegiatan dimulai dengan sesi Art Visit, di mana peserta diajak berkeliling Museum Indonesia sambil memecahkan teka-teki silang bertema budaya. Aktivitas ini menjadi cara seru dan edukatif untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya nusantara.

Sorotan acara berlanjut pada Talkshow bersama Kak Nayla Shahnaz, Abang None Jakarta Timur 2024, yang membahas filosofi dan makna mendalam di balik batik. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa setiap motif batik mengandung nilai kesabaran, keharmonisan, dan kreativitas yang merefleksikan karakter bangsa Indonesia.

Tak berhenti di situ, suasana semakin hangat lewat Workshop Melukis Kipas dan Kanvas, tempat peserta menuangkan imajinasi mereka dalam karya penuh warna. Panggung Cultural Festival juga dimeriahkan oleh penampilan dari dua siswa SLB, yaitu Jeremy Togu Parasian Silalahi dan Evan Kennard Timothea serta mahasiswa Bisnis Kreatif UI angkatan 2025, yaitu Muhammad Rafif Rahim Lubis yang menampilkan talenta dan karya kreatif mereka.

Melalui Cultural Festival 2025, Universitas Indonesia ingin menegaskan bahwa seni dan budaya bukan hanya bentuk ekspresi, tetapi juga jembatan yang menyatukan perbedaan dan menginspirasi kolaborasi. Festival ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan inklusivitas dapat berjalan berdampingan, menciptakan ruang bagi semua untuk tumbuh dan berkreasi bersama.

Untuk mengikuti informasi dan dokumentasi kegiatan lainnya, kunjungi akun resmi kami di Instagram @culfest.ui.
 

Penulis: Jesica Sheren Sirait