FORTUNE Indonesia Summit 2022 Hari Terakhir Bahas Berbagai Tantangan Dan Peluang Baru Di Dunia Bisnis

FORTUNE Indonesia Summit 2022 Hari Terakhir Bahas Berbagai Tantangan Dan Peluang Baru Di Dunia Bisnis

Tue, 24 May 2022Posted by Admin

Hari terakhir penyelenggaraan FORTUNE Indonesia Summit 2022 pada 19 Mei 2022 berlangsung dengan semarak. Berlangsung di The Westin, Jakarta, FORTUNE Indonesia Summit 2022 kembali menghadirkan berbagai sesi talkshow yang inspiratif bagi audiens. Para pembicara yang merupakan tokoh bisnis terkemuka di Indonesia berkesempatan membagikan pengalaman serta pengetahuan mereka seputar bidang bisnis masing-masing. Tidak hanya sesi talkshow, FORTUNE Indonesia juga menyelenggarakan sesi awarding untuk nama-nama yang terpilih dalam FORTUNE Indonesia Businessperson of the Year dan 40 Under 40. Berikut rangkuman beberapa sesi menarik yang ada dalam rangkaian acara FORTUNE Indonesia Summit 2022 hari terakhir.

1. Harapan baru pariwisata dan ekonomi kreatif

Video sambutan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno menjadi salah satu acara pembuka perhelatan FORTUNE Indonesia Summit 2022 di hari kedua. Dalam kesempatan ini, Sandiaga menyampaikan selamat atas terselenggaranya FORTUNE Indonesia Summit 2022. “Saya berharap FORTUNE Indonesia Summit dapat menjadi konferensi terbesar di bidang ekonomi dan
bisnis. Saya juga menghaturkan selamat kepada para FORTUNE Indonesia Business person of the Year dan peraih 40 Under 40.” ucap Sandiaga. Sandiaga juga menaruh harapan kepada FORTUNE Indonesia Summit agar dapat menumbuhkembangkan kembali sektor pariwisata Indonesia, khususnya di bidang MICE. Seperti diketahui, ekonomi kreatif khususnya industri MICE memiliki potensi sangat besar. Usai dilanda pandemi, industri ini perlahan bangkit lagi dengan kembali diadakannya banyak konferensi dan festival secara offline.

2. Resiliensi pemimpin perempuan hadapi tantangan

FORTUNE Indonesia Summit 2022 menghadirkan kesempatan istimewa untuk bertemu para pemimpin perempuan dari berbagai latar belakang bidang di sesi ‘Women in the Workplace’ yang diisi oleh CEO Sintesa Group Shinta W. Kamdani, Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo sebagai narasumber. Dipandu oleh Editor-in-Chief IDN Times Uni Lubis, ketiganya membagikan pengalaman mengenai tantangan perempuan meniti karier di dunia kerja yang mana masih didominasi laki-laki dan kerap terjadi gender bias. Meski berasal dari latar belakang kepemimpinan yang berbeda, ketiganya memiliki kunci kesuksesan yang sama. Pemimpin perempuan mesti memiliki karakteristik rendah hati, bersikap profesional dalam bekerja, bekerja keras, kemauan untuk going extra mile, serta tidak membatasi diri sendiri akan kesempatan untuk berkarya. Tentunya, perusahaan juga memiliki peran untuk mendukung kesetaraan gender di tempat kerja.
 

3. Peran aktif sektor bisnis dalam menjaga lingkungan

Adapun sesi ‘When Profit Meets the Planet’ diisi oleh Founding Partner AC Ventures dan Vice President Director TBS Energi Utama Pandu Sjahrir serta Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar. Talkshow inspiratif ini membuka wawasan para tamu undangan bahwa bisnis tidak hanya berkutat dengan profit, tetapi juga mesti berperan aktif menjaga keberlangsungan lingkungan hidup. Pada sesi ini, Pandu menjelaskan mengenai pengembangan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir yang tengah digarap untuk mewujudkan transisi transportasi menggunakan energi terbarukan. Sementara itu, Ganesan merinci kontribusi Nestlé Indonesia mengatasi perubahan iklim. Keduanya sepakat bahwa harga produk ramah lingkungan masih mahal, sehingga diperlukan keterlibatan multi pemangku kepentingan untuk mengurangi ketimpangan harga tersebut. “Do small things in a great way. Waiting is not the option.” ujar Bapak Ganesan sebelum menutup sesi.

4. Inovasi dan kolaborasi media konvensional dan media baru

Salah satu talkshow yang paling ditunggu-tunggu di hari kedua adalah sesi ‘The Future of Media’ yang diisi oleh narasumber Managing Director EMTEK Sutanto Hartono, CEO IDN Media Winston Utomo, serta Artis dan Chairman RANS Entertainment Raffi Ahmad. Banyak dinamika seputar media yang berhasil dikupas pada sesi tersebut, termasuk fakta bahwa media sosial ternyata menjadi sebuah jembatan untuk memperpanjang usia karier seorang entertainer di industri hiburan dan bisnis. Ketiga pembicara mengamini bahwa content is the king. Kebutuhan akan konten akan selalu ada dari masa ke masa tetapi format konten senantiasa berubah. EMTEK mengantisipasi perubahan cara mengkonsumsi media dengan menyediakan konten video beragam durasi, seperti long, mid, dan short video. EMTEK juga menjalankan partnership bersama RANS Entertainment dan mengekspansi bisnisnya ke ranah OTT. IDN Media melakukan diversifikasi unit bisnis melalui empat pilar: digital media, content platform, entertainment, dan commercial. Sementara, RANS Entertainment merambah ke media baru yaitu metaverse. Saat ditanya alasan dibalik keputusan terjun di media tersebut, Raffi mengungkapkan,
“Nggak boleh memandang sebelah mata hal yang baru.” Pada dasarnya, media konvensional dan media baru bukanlah dua hal yang harus diadukan. Kolaborasi kedua jenis media itu penting dilakukan agar semakin meningkatkan impact yang dihasilkan. Acara FORTUNE Indonesia Summit 2022 ditutup dengan sesi Awarding Session dan
Networking Night dan untuk para peraih penghargaan Fortune Indonesia Businessperson of the Year and 40 Under 40. Dengan suksesnya perhelatan ini, FORTUNE Indonesia Summit 2022 diharapkan dapat menjadi ajang yang menghubungkan multistakeholder untuk menjalin networking dan berkolaborasi memajukan perekonomian Indonesia.

*FORTUNE, FORTUNE Indonesia, and the individual FORTUNE Rankings are trademarks of Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Used under license.