Banjir Landa Denpasar, Banyak Fasilitas Rusak Dan Korban Jiwa!

Banjir Landa Denpasar, Banyak Fasilitas Rusak Dan Korban Jiwa!

Thu, 11 Sep 2025Posted by Admin

Hujan deras yang mengguyur Bali sejak Selasa malam (9/9/2025) menjadi pemicu terjadinya banjir di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di kawasan Padangsambian, Denpasar Barat, dengan dampak cukup parah. Rumah-rumah terendam, akses jalan lumpuh, hingga bangunan banyak yang ambruk terseret oleh arus banjir.

Di Jalan Kebo Iwa Selatan, air mulai naik sekitar pukul 03.00 Wita dan satu jam kemudian masuk ke rumah serta kos-kosan. Ketinggian air mencapai paha orang dewasa, bahkan di area rendah hingga sepinggang. Sebuah mobil bak terbuka pun nyaris tenggelam, hanya menyisakan bagian atasnya.

Banjir juga melanda sejumlah titik lain di Denpasar. Dari video yang beredar, beberapa ruas jalan tergenang dan lumpuh, diperparah oleh luapan sungai. Di dekat jembatan Tukad Badung, Jalan Sulawesi, bahkan sebuah bangunan tiga lantai roboh diterjang banjir. Kondisi serupa terlihat di Jalan Maruti, Kampung Wanasari (Kampung Jawa), Denpasar Utara, di mana air hampir menutup jembatan dan rumah-rumah di bantaran sungai hanya menyisakan atapnya.

Hingga Rabu (10/9) malam, BNPB mencatat korban jiwa akibat banjir di Bali bertambah menjadi sembilan orang, sementara dua lainnya masih hilang. Sebanyak 202 kepala keluarga atau 620 jiwa terdampak bencana tersebut.

Di Denpasar terdapat lima korban meninggal dunia dan dua orang hilang, sedangkan di Jembrana dua orang meninggal dengan 103 KK (200 jiwa) terdampak. Satu korban jiwa tercatat di Gianyar, satu di Badung, sementara di Klungkung ada 99 KK (420 jiwa) terdampak. Untuk wilayah Tabanan, pendataan masih berlangsung.

Sebagian warga juga terpaksa mengungsi karena rumah mereka belum bisa ditempati. Tercatat 85 warga Jembrana mengungsi di beberapa posko, seperti Balai Desa Yeh Kuning dan Musholla Assidiqie. Di Denpasar, 108 orang mengungsi yang tersebar di SD 25 Pemecutan, Banjar Sedana Merta Ubung, dan Banjar Dakdakan Peguyangan.