Melangkah Bersama Bhawasena Menuju Harmoni Sriwijaya

Melangkah Bersama Bhawasena Menuju Harmoni Sriwijaya

Fri, 22 Aug 2025Posted by Admin

Mahasiswa bukanlah sekadar pelajar, mereka adalah akar dari perubahan besar sebuah bangsa. Di Universitas Sriwijaya, tempat kita diasah menjadi calon pemimpin masa depan, ada tanggung jawab moral untuk membekali setiap individu dengan pemahaman dan keterampilan yang akan membentuk mereka menjadi agen perubahan yang sesungguhnya.

Bhawasena dirancang untuk membangun mahasiswa baru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga Aktif, Inklusif, Kreatif, dan Peduli Lingkungan. Kami percaya bahwa pemberdayaan mahasiswa harus dimulai sejak dini, melalui kegiatan yang inspiratif, kolaboratif, dan penuh aksi nyata.

Ini adalah langkah awal kita bersama untuk membangun generasi yang berkarakter kuat, hidup dalam harmoni, dan memiliki daya saing tinggi.

Dengan tema “Melangkah Bersama Bhawasena Menuju Harmoni Sriwijaya”, kita akan bersinergi untuk menciptakan mahasiswa baru yang siap menjadi agent of change. Bersama-sama, kita akan mewujudkan visi besar ini. Bersama Bhawasena, Wujudkan Harmoni Untuk Sriwijaya.

Gema Sriwijaya Day merupakan acara penting yang mengawali perjalanan mahasiswa baru Universitas Sriwijaya (Unsri). Salah satu acara utamanya adalah Paper Mob, sebuah pertunjukan kolosal yang menampilkan ribuan mahasiswa baru membuat formasi visual yang bermakna. Dalam PaperMob, mahasiswa baru serempak mengangkat kertas warna-warni untuk membentuk pola atau pesan tertentu. Dalam sekejap, ribuan mahasiswa menjadi kanvas raksasa yang melambangkan semangat dan identitas Unsri.

Untuk membuat pertunjukan ini sukses, panitia mengarahkan para mahasiswa baru mengenai posisi, warna kertas, dan waktu gerakan. Mereka berlatih beberapa kali agar hasilnya maksimal dan semua peserta bisa memahami perannya masing-masing.

Ketika pertunjukan dimulai, ribuan kertas diangkat serempak membentuk logo Unsri, slogan, atau simbol kebudayaan Sriwijaya, diiringi sorakan dan tepuk tangan meriah.

Paper Mob lebih dari sekadar pertunjukan visual, ia juga melambangkan semangat kebersamaan, rasa memiliki, dan komitmen mahasiswa baru terhadap Unsri.

Gema Sriwijaya Day dan Paper Mob menjadi simbol yang kuat bagi mahasiswa baru, bukan hanya sebagai acara penyambutan, tapi juga sebagai pembentuk karakter, solidaritas, dan semangat persatuan.

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sriwijaya (UNSRI) dimulai dengan meriah dan penuh semangat. Ribuan mahasiswa baru memenuhi auditorium, menandai awal dari perjalanan akademik dan pembentukan karakter mereka. Salah satu acara yang paling menarik adalah pemecahan rekor MURI. Seluruh mahasiswa baru berhasil memainkan alat musik recorder secara massal, menciptakan harmoni yang tak hanya memukau, tapi juga menorehkan sejarah baru bagi UNSRI.

Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kekompakan, tetapi juga melambangkan semangat kebersamaan yang akan menjadi landasan penting selama masa perkuliahan mereka. Sebuah pencapaian membanggakan diraih dalam pelaksanaan Kegiatan ini yang berhasil mencatatkan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan total 9.194 peserta yang hadir secara langsung.

Jumlah tersebut terdiri dari berbagai elemen, yaitu Mahasiswa Baru di Lantai 1 Auditorium Universitas Sriwijaya sebanyak 2.797 orang, Mahasiswa Baru di Lantai 2 Auditorium Universitas Sriwijaya sebanyak 530 orang, dan Mahasiswa Baru yang berada di luar Ruangan sebanyak 5.534 orang.

kemudian Panitia pelaksana yang meniupkan Recorder sebanyak 200 orang, Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebanyak 8 orang, serta Rektor beserta jajaran di atas panggung sebanyak 75 orang yang berkontribusi dalam menyukseskan Acara Pemecahan Rekor Muri. Tamu undangan juga berkontribusi dalam acara yang memorable ini sebanyak 50 orang.

Jumlah kehadiran yang masif ini tidak hanya mencerminkan antusiasme peserta, tetapi juga menunjukkan kesuksesan panitia dalam mengelola acara berskala besar secara tertib dan terorganisir. Kegiatan ini resmi tercatat dalam rekor MURI sebagai salah satu pencapaian luar biasa Untuk Universitas Sriwijaya dari institusi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan akbar Civitas Akademika dan masyarakat umum, tetapi juga menunjukkan kekompakan seluruh elemen kampus dalam menyukseskan acara skala besar.

Penghargaan dari MURI menjadi bukti atas keberhasilan tersebut. Rekor ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan inspiratif dan berdampak luas ke depannya. Di sisi lain, PKKMB juga menjadi wadah edukasi yang penting.

Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKPT) UNSRI memberikan sosialisasi tentang bahaya kekerasan seksual dan kekerasan berbasis gender di lingkungan kampus. Sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dan mengajak para mahasiswa baru untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Secara keseluruhan, hari pertama PKKMB UNSRI sukses membangun semangat, solidaritas, dan kesadaran sosial. Dengan adanya rekor MURI yang membanggakan dan edukasi yang bermakna, para mahasiswa baru memulai perjalanan mereka di kampus dengan penuh inspirasi dan harapan.

Hari kedua PKKMB di tingkat fakultas berlangsung penuh semangat dan makna. Mahasiswa baru tak hanya diperkenalkan pada lingkungan akademik, tetapi juga diajak berkontribusi langsung dalam pelestarian alam dan merayakan identitas fakultas mereka dengan penuh antusiasme. Pagi hari dimulai dengan kegiatan penanaman pohon dan penyebaran bibit ikan yang melibatkan seluruh mahasiswa baru, dosen, dan jajaran rektorat.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen kampus terhadap keberlanjutan lingkungan. Setelah kegiatan lingkungan, suasana berubah menjadi lebih meriah dengan arak-arakan fakultas. Setiap fakultas menampilkan ciri khasnya melalui kostum, yel-yel, dan dekorasi yang mencerminkan semangat dan kreativitas mahasiswa. Arak-arakan ini menjadi ajang mempererat solidaritas antar mahasiswa dan mengenalkan budaya fakultas secara menyenangkan.

PKKMB Hari Kedua membuktikan bahwa orientasi bukan hanya soal mengenal kampus, tapi juga soal membangun nilai, kebersamaan, dan semangat berkontribusi. Dari menanam pohon hingga arak-arakan, semuanya menjadi bagian dari pengalaman tak terlupakan yang akan dikenang sepanjang masa.

Hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sriwijaya (UNSRI) menjadi momen yang paling dinantikan. Para mahasiswa baru tidak lagi berfokus pada pengenalan universitas secara umum, melainkan langsung berinteraksi dengan program studi yang mereka pilih. Ini adalah kesempatan emas untuk mengenal lebih dalam dunia akademis yang akan mereka jalani selama beberapa tahun ke depan.

Setiap fakultas dan program studi menyelenggarakan acara perkenalan yang berbeda. Mahasiswa baru dapat bertemu langsung dengan dosen-dosen yang ahli di bidangnya dan kakak tingkat yang akan membimbing mereka. Sesi ini biasanya diisi dengan diskusi yang interaktif dan presentasi kurikulum. Semua ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata tentang prospek karier dan aktivitas kemahasiswaan yang bisa mereka ikuti. Dengan memahami secara mendalam program studi mereka, membangun jaringan yang kuat, dan menumbuhkan semangat kebersamaan, mahasiswa baru UNSRI siap untuk memulai perjalanan akademis yang penuh prestasi.

Melalui rangkaian kegiatan Bhawasena yang dirancang secara inspiratif dan kolaboratif, Universitas Sriwijaya menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa baru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif, inklusif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat.

Tema “Melangkah Bersama Bhawasena Menuju Harmoni Sriwijaya” dan tagline “Bersama Bhawasena, Wujudkan Harmoni Untuk Sriwijaya” menjadi simbol semangat kebersamaan dan transformasi menuju generasi pemimpin yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.

Dengan semangat Bhawasena, mari kita buat masa depan yang harmonis dan penuh makna, di mana mahasiswa bukan hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi menjadi penggerak utama dalam mewujudkan Sriwijaya yang lebih baik.