Gula Sehat Menurut Para Dokter

Gula Sehat Menurut Para Dokter

Fri, 11 Jul 2025Posted by Admin

Gula putih disebut-sebut sebagai biang kerok terjadinya lonjakan gula darah dan penumpukan lemak perut. Stevia kerap dianggap sebagai alternatif yang sehat.
Namun, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah asal India Alok Chopra memberikan rekomendasi pemanis yang lebih sehat, tapi bukan stevia.

Mengutip Hindustian Times, alih-alih stevia, Chopra justru menyarankan penggunaan allulosa. Nama terakhir merupakan alternatif gula langka yang tidak meningkatkan kadar gula darah dan cocok bagi pengidap diabetes.

Rasanya, menurut Chopra, juga mirip dengan gula biasa.

"Sebanyak 70 persennya diserap dalam darah dan dikeluarkan melalui urine," ujar dia.
Mengutip laman Cleveland Clinic, allulosa merupakan gula alami yang ditemukan dalam kadar rendah pada buah ara, kismis, gandum, dan molase.

Gula ini umum dikenal sebagai alternatif gula bagi penderita diabetes atau orang yang sedang menjalani diet tertentu.

Allulosa mulai hadir di pasaran sebagai pemanis buatan pada tahun 2010-an. Rasa allulosa diklaim lebih mirip dengan gula asli. Tak ada rasa pahit pada allulosa, sebagaimana yang sering ditemukan pada pemanis buatan lainnya.

Mengutip laman Cleveland Clinic, allulosa merupakan gula alami yang ditemukan dalam kadar rendah pada buah ara, kismis, gandum, dan molase.

Gula ini umum dikenal sebagai alternatif gula bagi penderita diabetes atau orang yang sedang menjalani diet tertentu.

Allulosa mulai hadir di pasaran sebagai pemanis buatan pada tahun 2010-an. Rasa allulosa diklaim lebih mirip dengan gula asli. Tak ada rasa pahit pada allulosa, sebagaimana yang sering ditemukan pada pemanis buatan lainnya.